Diposting Selasa, 11 Agustus 2026
Oleh: Humas BAZNAS RI
Dari Bengkel Sederhana, Tumbuh Harapan, Kisah Hariyanto Merawat Usaha dengan Syukur

Di tengah aktivitas warga Cengkareng Barat, Jakarta Barat, sebuah bengkel di Jalan Darma Bakti menjadi tempat Hariyanto menggantungkan harapan sekaligus membangun masa depan. Sebagai penerima manfaat program ZAuto, Hariyanto terus berupaya mengembangkan usahanya dengan tekun, memanfaatkan setiap peluang yang datang.

Menariknya, usaha bengkel yang dijalankan Hariyanto tidak berdiri sendiri. Di lokasi yang sama, sang adik membuka jasa custom dan airbrush kendaraan. Dua usaha yang berbeda itu justru tumbuh berdampingan dan saling menguatkan.

Kolaborasi sederhana tersebut menghadirkan peluang yang tidak sedikit. Pelanggan yang semula datang untuk melakukan servis kendaraan terkadang tertarik melanjutkan dengan melakukan custom atau airbrush pada motor mereka. Sebaliknya, pelanggan yang datang untuk mempercantik tampilan kendaraan juga berkesempatan mengenal dan menggunakan jasa servis yang dikelola Hariyanto.

Dari sinilah tercipta sebuah pola kerja sama yang memberikan manfaat bagi keduanya. Tanpa harus bersaing, Hariyanto dan adiknya justru saling mendukung, memperluas jangkauan pelanggan, sekaligus menciptakan peluang baru bagi usaha masing-masing.

Bantuan yang Memudahkan, Usaha yang Bertumbuh

Dalam menjalankan usaha bengkel, ketepatan dalam menemukan sumber masalah kendaraan menjadi salah satu hal penting. Karena itu, bantuan alat scanner dari BAZNAS menjadi dukungan berarti bagi Hariyanto.

Alat tersebut membantu proses pengecekan kendaraan menjadi lebih mudah dan cepat. Identifikasi kendala pada kendaraan dapat dilakukan dengan lebih efektif sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih optimal.

Bagi Hariyanto, dukungan peralatan bukan sekadar tambahan fasilitas. Kehadiran alat scanner menjadi bagian dari proses untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan dari BAZNAS. Alat scanner ini sangat membantu pekerjaan di bengkel, sehingga pengecekan kendaraan menjadi lebih mudah dan cepat. Terima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki yang sudah membantu. Semoga kebaikan yang diberikan menjadi amal yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi semua yang terlibat,” ungkap Hariyanto.

Bantuan yang diterimanya menjadi pengingat bahwa di balik sebuah program pemberdayaan, ada kepedulian dari para muzaki yang turut mengambil bagian dalam membuka jalan bagi penerima manfaat untuk berkembang.

Perkembangan itu pun mulai terlihat dalam perjalanan usahanya. Sebelum mendapatkan bantuan, omzet bengkel Hariyanto rata-rata berada di kisaran Rp10 juta per bulan. Kini, angka tersebut meningkat menjadi sekitar Rp13 juta per bulan.

Kenaikan omzet tersebut menjadi salah satu tanda bahwa ikhtiar yang dilakukan secara bertahap mulai membuahkan hasil. Ada usaha yang terus dijaga, ada peluang yang dimanfaatkan, dan ada dukungan yang membantu membuat langkahnya semakin mantap.

Bersyukur, Lalu Terus Melangkah

Bagi Hariyanto, perkembangan usaha bukan semata-mata tentang angka. Di balik peningkatan omzet, ada rasa syukur karena usaha yang dirintisnya dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi keluarga.

Kolaborasi dengan sang adik juga mengajarkan bahwa keberhasilan tidak selalu harus dibangun seorang diri. Ketika dua usaha dapat saling mendukung, sebuah peluang kecil dapat berkembang menjadi manfaat yang lebih besar.

“Apa yang kami terima bukan hanya bantuan alat, tetapi juga kepercayaan dan kesempatan untuk berkembang. Saya berterima kasih kepada para muzaki BAZNAS. Semoga apa yang mereka berikan dibalas dengan rezeki yang lebih luas dan keberkahan untuk keluarga mereka,” ujar Hariyanto.

Perjalanan Hariyanto mungkin terlihat sederhana. Namun, dari sebuah bengkel dan sebuah usaha custom airbrush, tumbuh cerita tentang ketekunan, kolaborasi, dan keberanian untuk terus berkembang.

Hari ini, omzet yang meningkat menjadi bukti dari sebuah proses. Alat scanner yang membantu mempercepat pekerjaan menjadi bagian dari ikhtiar. Sementara pelanggan yang terus berdatangan menjadi pengingat bahwa kepercayaan harus selalu dijaga.

Dan di setiap perkembangan itu, ada satu hal yang tetap penting: rasa syukur.

Sebab bagi Hariyanto, setiap kemajuan adalah nikmat yang patut disyukuri—sekaligus alasan untuk terus bekerja, terus belajar, dan terus menatap hari esok dengan harapan.

Di balik ikhtiar itu, ada tangan-tangan para muzaki yang ikut menyalakan harapan. Bagi Hariyanto, dukungan tersebut bukan sekadar bantuan yang diterima hari ini, melainkan amanah yang ingin ia jaga dengan terus mengembangkan usaha dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.