Bangkit Demi Tiga Anak, Nurul Aini Kembangkan Usaha Toko Berkat Pendampingan Zmart BAZNAS
Pagi itu, rak-rak di toko milik Nurul Aini tampak tertata rapi dan semakin lengkap. Berbagai kebutuhan pokok memenuhi etalase, disusul deretan pakan ternak untuk kucing, unggas, hingga burung. Tak hanya itu, di sudut tokonya kini tersedia layanan laundry hasil kerja sama dengan warga sekitar. Perubahan ini menjadi bukti bahwa usaha yang ia rintis terus berkembang.
Perkembangan tersebut terlihat saat Pendamping Zmart BAZNAS Kabupaten Banyuwangi melakukan survei perkembangan usaha sekaligus pendampingan personal kepada Nurul Aini. Dibandingkan beberapa waktu lalu, kondisi tokonya kini menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Meski berada tidak jauh dari toko yang beroperasi selama 24 jam, usaha Nurul Aini tetap mampu menarik pelanggan. Ia memilih membuka toko dari pagi hingga malam, namun konsistensi pelayanan dan kelengkapan barang dagangan membuat usahanya tetap dipercaya masyarakat.
"Alhamdulillah sekarang omzet bisa mencapai Rp800 ribuan per hari kalau kondisi sedang ramai, dan paling sepinya sekarang bertahan di angka Rp500 ribuan," ujar Nurul Aini.
Capaian tersebut menjadi lompatan besar dibandingkan sebelum menerima manfaat dari Program Zmart BAZNAS. Saat itu, omzet hariannya hanya berkisar Rp300 ribu. Melalui bantuan modal usaha yang disertai pendampingan, Nurul Aini mampu menambah variasi produk yang dijual sehingga kebutuhan pelanggan semakin terpenuhi.
Tidak berhenti pada usaha toko, Nurul Aini juga mulai mengembangkan sumber penghasilan lain dengan menggandeng tetangganya untuk membuka layanan laundry pakaian. Baginya, kolaborasi menjadi salah satu cara agar usaha terus bertumbuh sekaligus membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar.
Di balik kegigihannya sebagai pelaku usaha, tersimpan perjuangan seorang ibu yang memikul tanggung jawab besar. Sejak kepergian suaminya, Nurul Aini menjadi tulang punggung keluarga. Ia berjuang seorang diri membesarkan dan menyekolahkan ketiga anaknya yang masih menempuh pendidikan.
"Saya sebagai ibu rumah tangga sekaligus kepala rumah tangga harus ulet sekarang, apalagi semenjak ditinggal suami selama-lamanya. Tiga anak yang masih duduk di bangku sekolah harus tetap lanjut sampai pendidikan tinggi, pokoknya," tuturnya penuh semangat.
Semangat itulah yang mendorong Nurul Aini untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan usahanya. Ke depan, ia berkomitmen untuk lebih fokus mengelola bisnis toko dan layanan laundry agar mampu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.
Kisah Nurul Aini menjadi salah satu bukti nyata bagaimana Program Zmart BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan usaha, tetapi juga menghadirkan pendampingan yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha mikro. Melalui penguatan modal, pembinaan, dan pendampingan intensif, BAZNAS mendorong para mustahik untuk tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri, meningkatkan pendapatan keluarga, serta membuka harapan baru bagi masa depan yang lebih sejahtera.