Di Balik Gerai Sederhana, Juprial Menitipkan Mimpi Besar untuk Keluarga
Pagi baru saja dimulai ketika aroma ayam krispi yang baru matang mulai menguar dari sebuah gerai sederhana di tepi Jalan Lintas Sumatra, Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Di balik etalase yang tidak terlalu besar itu, Juprial menyambut pelanggan satu per satu dengan senyum ramah. Sementara itu, di bagian belakang gerai, sang istri, Suhaiba Islamiyah—yang akrab disapa Umi Iba—sibuk menyiapkan adonan, mengemas pesanan, dan memastikan setiap sajian siap dinikmati.
Gerai itu mungkin tampak sederhana bagi orang yang melintas. Namun bagi Juprial dan keluarganya, tempat itu adalah ruang tempat harapan tumbuh setiap hari.
Melalui Program ZChicken BAZNAS, pasangan suami istri ini memperoleh kesempatan untuk membangun usaha yang kini menjadi tumpuan ekonomi keluarga. Mereka membagi peran dengan penuh kekompakan. Juprial melayani pelanggan di bagian depan, sementara Umi Iba menangani proses produksi, pengemasan, hingga membantu memasarkan produk kepada masyarakat sekitar.
Kesibukan mereka dimulai sejak pagi dan baru berakhir ketika gerai ditutup pada malam hari. Meski melelahkan, setiap aktivitas dijalani dengan semangat yang sama: menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga.
Tak hanya menjual ayam krispi, mereka juga menyediakan aneka jajanan serta kebutuhan sembako untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar. Perlahan tetapi pasti, usaha tersebut berkembang. Kini, gerai ZChicken milik Juprial mampu menjual sekitar 30 hingga 40 paket ayam krispi setiap hari.
Hasil usaha itu bukan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian pendapatan juga mulai mereka sisihkan sebagai tabungan, sebuah langkah kecil yang menjadi simbol tumbuhnya harapan dan rasa optimistis akan masa depan.
Bagi Juprial, keberhasilan usaha ini bukan semata tentang meningkatnya penghasilan. Lebih dari itu, gerai sederhana tersebut telah menghadirkan rasa percaya diri bahwa dengan kerja keras dan kesempatan yang tepat, keluarganya mampu berdiri di atas kaki sendiri.
"Alhamdulillah, usaha ini menjadi penopang ekonomi keluarga kami. Semoga ZChicken terus berkembang, membawa keberkahan, dan menjadi jalan rezeki yang bermanfaat bagi keluarga serta orang lain," ungkap Juprial penuh syukur.
Perjalanan mereka pun tidak dilalui sendirian. Melalui pendampingan Program ZChicken BAZNAS, Juprial dan Umi Iba terus mendapatkan motivasi untuk menjaga kualitas produk, meningkatkan pelayanan, sekaligus mengembangkan usaha agar semakin berdaya saing.
Kisah Juprial dan Umi Iba menjadi potret nyata bahwa zakat produktif mampu menghadirkan perubahan yang lebih dari sekadar tambahan modal usaha. Di tangan mereka yang tekun dan pantang menyerah, bantuan tersebut menjelma menjadi peluang untuk membangun kemandirian, menumbuhkan optimisme, dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
Di balik gerai sederhana di sudut Desa Sekernan itu, setiap ayam krispi yang terjual bukan hanya menghadirkan kepuasan bagi pelanggan. Lebih dari itu, setiap transaksi menjadi langkah kecil yang mengantarkan sebuah keluarga semakin dekat dengan impian mereka: hidup yang mandiri, berkecukupan, dan penuh keberkahan.