Diposting Rabu, 15 Juli 2026
Oleh: Humas BAZNAS RI
Tiga Anakan Betina Lahir di Balai Ternak Harapan Ternak, Syukur yang Menumbuhkan Harapan dan Semangat Pertanian Berkelanjutan

Suasana pagi di kandang Balai Ternak Harapan Ternak, Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, pada Selasa (14/7/2026), dipenuhi kabar yang membawa sukacita. Seekor induk domba berhasil melahirkan tiga ekor anakan betina dalam kondisi sehat. Bagi anggota kelompok, kelahiran ini bukan sekadar bertambahnya populasi ternak, tetapi juga menjadi simbol bahwa ikhtiar yang dijalankan dengan penuh ketekunan mulai membuahkan hasil.

Momen tersebut disambut dengan rasa syukur oleh seluruh anggota kelompok. Kehadiran tiga anakan betina menjadi aset berharga bagi keberlanjutan program breeding yang selama ini dikembangkan. Dengan bertambahnya ternak produktif, harapan untuk memperkuat kemandirian ekonomi peternak pun semakin terbuka.

"Rasa syukur bukan hanya tentang menerima nikmat hari ini, tetapi juga tentang menjaga setiap amanah dengan sebaik-baiknya agar menjadi keberkahan bagi masa depan."

Usai proses kelahiran, anggota kelompok bersama-sama melakukan pemantauan terhadap kondisi induk dan anak. Kandang dipastikan tetap bersih, hangat, dan nyaman agar anakan dapat beradaptasi dengan baik pada masa-masa awal kehidupannya. Perawatan intensif diberikan untuk menjaga kesehatan induk sekaligus meningkatkan peluang tumbuh kembang anak domba secara optimal.

Semangat merawat kehidupan juga tampak di lahan pertanian milik Ketua Kelompok Harapan Ternak, Bapak Hilal. Pada hari yang sama, beliau melakukan pemupukan sawah menggunakan pupuk hayati sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tanah secara alami. Penggunaan pupuk hayati diharapkan mampu memperbaiki aktivitas mikroorganisme tanah, menjaga kesuburan lahan, serta mendukung pertumbuhan tanaman dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa peternakan dan pertanian bukanlah dua sektor yang berjalan sendiri-sendiri. Keduanya saling menguatkan dalam membangun sistem usaha yang berkelanjutan. Ketika ternak dikelola dengan baik dan lahan pertanian dirawat secara bijaksana, manfaatnya akan dirasakan tidak hanya oleh petani dan peternak, tetapi juga oleh lingkungan di sekitarnya.

Kelahiran tiga anakan domba betina dan penerapan pemupukan hayati menjadi gambaran nyata bagaimana harapan tumbuh dari kerja keras, kolaborasi, dan rasa syukur. Balai Ternak Harapan Ternak terus membuktikan komitmennya dalam mengembangkan usaha peternakan yang produktif sekaligus mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan.

Melalui pendampingan Program Balai Ternak BAZNAS, berbagai upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian kelompok, meningkatkan kesejahteraan para peternak, serta menghadirkan manfaat yang terus bertumbuh bagi masyarakat. Sebab, setiap kelahiran baru bukan hanya menambah populasi ternak, melainkan juga melahirkan harapan baru untuk masa depan yang lebih sejahtera.