Kelahiran Kembar Warnai Perkembangan Balai Ternak Rejokoyo, Populasi Ternak Terus Bertambah
Kabar menggembirakan datang dari Balai Ternak Rejokoyo binaan BAZNAS di Desa Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul. Di tengah rutinitas pemeliharaan ternak yang dilakukan setiap hari, lahirnya sepasang anak ternak kembar menjadi bukti bahwa upaya pembiakan yang dijalankan peternak terus menunjukkan hasil yang positif.
Setiap hari, para peternak dengan penuh ketelatenan menjalankan berbagai kegiatan pemeliharaan, mulai dari pemberian pakan dan air minum, pembersihan kandang, hingga pemantauan kesehatan ternak secara berkala. Perawatan yang konsisten ini menjadi fondasi penting dalam menjaga produktivitas sekaligus kesejahteraan ternak di Balai Ternak Rejokoyo.
Kebahagiaan semakin terasa ketika seekor induk berhasil melahirkan dua ekor anak jantan dalam kondisi normal dan sehat. Momen kelahiran tersebut disambut dengan sigap oleh peternak yang langsung melakukan pemeriksaan terhadap induk dan kedua anaknya untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik.
Perhatian tidak berhenti setelah kelahiran. Peternak turut membantu proses menyusui pertama agar kedua anak ternak memperoleh kolostrum dari induknya. Kolostrum merupakan asupan yang sangat penting pada awal kehidupan karena mengandung nutrisi dan antibodi alami yang berperan dalam membangun daya tahan tubuh, sehingga anak ternak memiliki peluang tumbuh lebih sehat dan kuat.
Karena produksi susu induk masih belum mampu memenuhi kebutuhan kedua anak kembar, peternak memberikan susu tambahan sebagai pendamping. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan nutrisi tetap tercukupi selama masa awal pertumbuhan. Hingga saat ini, kondisi induk maupun kedua anak ternak terpantau sehat, aktif, dan terus mendapatkan pemantauan intensif.
Salah seorang peternak mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran kembar tersebut. Menurutnya, momen ini menjadi buah dari kerja keras dan ketelatenan seluruh tim dalam merawat ternak setiap hari.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kelahiran dua anak ternak ini. Semoga keduanya tumbuh sehat, kuat, dan menjadi tambahan populasi yang berkualitas. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus merawat ternak dengan lebih baik lagi, karena setiap kelahiran adalah rezeki sekaligus amanah yang harus kami jaga," ungkap salah satu peternak Balai Ternak Rejokoyo.
Kelahiran kembar ini bukan sekadar bertambahnya jumlah ternak, tetapi juga menjadi indikator bahwa manajemen pemeliharaan dan pembiakan yang diterapkan di Balai Ternak Rejokoyo berjalan dengan baik. Keberhasilan tersebut menjadi penyemangat bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ternak demi mendukung produktivitas yang berkelanjutan.
Dengan bertambahnya dua ekor anak jantan tersebut, populasi ternak di Balai Ternak Rejokoyo kini mencapai 77 ekor, yang terdiri atas 2 ekor pejantan, 68 ekor indukan, 3 ekor anakan betina, dan 4 ekor anakan jantan. Peningkatan populasi ini menjadi langkah positif dalam memperkuat pengembangan usaha peternakan sekaligus mencerminkan hasil nyata dari kerja keras, dedikasi, dan semangat para peternak dalam mengelola Balai Ternak Rejokoyo.